Membakar Langit ~ Bab 2240

 

Bab 2240

 

Saka mengejek sambil tertawa, "Bangunlah, kamu sudah setengah baya, apa nggak malu berteriak seperti itu? Kalau berani, ajari aku sekarang!"

 

Saka melangkah maju satu langkah, sementara Eril mundur satu langkah.

 

"Sebelumnya, aku memang salah, tapi kalian juga jangan keterlaluan! Sementara untuk Api Ilahi tingkat tujuh itu, aku mendapatkannya dengan usahaku sendiri. Sekarang keluarga Dimasta yang melanggar perjanjian, bagaimana bisa kalian mengambilnya kembali? Aku bisa meminta maaf padamu. Kita semua adalah master ilahi, nanti kita juga akan berada dalam lingkup yang sama, beri aku sedikit kehormatan."

 

"Apa kamu pikir aku akan memberimu kehormatan?

 

11

 

Saka berkata sambil tersenyum dingin, lalu tiba-tiba mengangkat kakinya untuk menendang Eril.

 

Wajah Eril berubah drastis. Dia buru-buru ingin membalas, tetapi dia bahkan tidak bisa membuat Faraz mengeluarkan wilayah master ilahi miliknya.

 

Jangankan lagi melawan Saka.

 

Dengan satu tendangan, Saka menghancurkan energi sejati pelindung tubuh Eril, membuatnya terjatuh ke tanah.

 

Eril memuntahkan darah. Setelah dihina di depan banyak orang, dia menjadi sangat marah. "Apa kamu benar-benar mengira aku nggak akan membalas?"

 

Plak!

 

Saka langsung memberi tamparan yang membuatnya terbang ke samping.

 

"Kalau begitu, balas saja! Apa yang sedang kamu khawatirkan?" ujar Saka dengan nada dingin.

 

Di wajah Eril muncul bekas telapak tangan, membuat hatinya sangat tertekan. Namun, dia benar -benar tidak berani membalas. Dia tahu, kalau dia membalas, Saka pasti akan melawannya makin keras.

 

"Maafkan... Maafkan aku, aku salah. Aku nggak seharusnya menyinggungmu penuh rasa malu di hatinya. "kata Eril dengan

 

"Serahkan Api Ilahi milikmu!" ujar Saka dengan suara dingin.

 

Eril dengan sangat enggan mengeluarkan tas penyimpanannya, mengeluarkan botol kaca dari dalamnya, lalu memberikannya pada Damar.

 

"Jangan sampai aku melihatmu lagi. Pergi sana!" ujar Damar dengan nada dingin sambil menerima Api Ilahi itu.

 

Eril menahan rasa malu, pergi meninggalkan tempat itu dengan langkah lemas.

 

Pada saat itu, orang-orang yang menyaksikan langsung berkerumun, mengepung Saka sambil buru -buru berkata, "Pak Saka, keluarga karni juga memiliki seorang wanita yang siap menikah, apakah kamu ingin bertemu dengannya?"

 

"Pergi sana! Pak Saka, aku punya dua orang putri kembar, bagaimana kalau kamu melihat mereka?"

 

Entah sudah berapa banyak orang yang memandangi papan peringkat dalam daftar pendaftaran. Dengan berita yang menyebar luas, lebih banyak keluarga mengirimkan orang untuk merekrut Saka, memainkan permainan mencari menantu di bawah papan peringkat!

 

Dalam sekejap saja, Saka menjadi orang yang diinginkan semuanya!

 

Damar yang merasa cemas, langsung memerintahkan, "Pergi kalian semua! Ini adalah menantu keluarga Dimasta, nggak ada yang boleh merebutnya!"

 

Setelah berkata demikian, dia segera berujar kepada Saka, "Adik iparku, di luar sini terlalu banyak keributan. Ayo kita segera kembali ke keluarga untuk menemui leluhur."

 

Saka tersenyum, meminta agar Marina kembali terlebih dulu. Sementara itu, dirinya akan pergi untuk menjalin hubungan dengan leluhur dari keluarga Dimasta.

 

Benar juga, leluhur keluarga Dimasta, Jeff Dimasta, sudah dibunuh oleh Saka saat serangan terhadap dirinya...

 

Entah apakah leluhur baru ini akan secerdas serta memiliki penilaian yang baik seperti Damar.

 

Damar merasa sangat gembira. Baru saja dia hendak mengantarkan Saka pergi, tiba-tiba terdengar suara seorang wanita!

 

"Tunggu!"

 

"Siapa yang nggak tahu diri lagi?" gumam Damar.

 

Damar merasakan amarah dalam hatinya. Namun, begitu melihat ke arah suara itu, dia langsung terdiam karena terkejut.

 

Sebuah pintu mobil terbuka.

 

Sepasang kaki ramping yang indah menjulur keluar, diikuti dengan sosok wanita dengan tubuh montok serta dada yang besar, turun dari mobil.

 

"Kak Saka! Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu!"

 

Dia memandang Saka dengan senyum yang sangat penuh semangat, tetapi juga mengandung pesona dan aura keanggunan. Wanita itu tampak berjalan cepat mendekat ke arahnya.

 

Itu adalah ... Putri Mifa, Novea!

 

Damar terdiam, berpikir dalam hati, "Sialan, bahkan keluarga kerajaan juga ikut merebut orang?"

 

PROMO!!! Semua Novel Setengah Harga
Cek https://lynk.id/novelterjemahan
Sudah ada Novel Baru yaa

Bab Lengkap 

Membakar Langit ~ Bab 2240 Membakar Langit ~ Bab 2240 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on March 29, 2025 Rating: 5

Post Comments

No comments:

Powered by Blogger.