Bab 2250
Leluhur Lavali pernah
mengatakan bahwa ada sepuluh tingkatan berbeda dari Teknik Bayangan Pengalih
Langit. Waktu itu dia hanya memberikan tiga tingkatan kepada keluarga Dimasta,
sementara ada empat tingkatan tambahan lagi di dalam kotak kayu itu.
Walaupun hanya empat
tingkatan, tetapi itu adalah sesuatu yang sudah dicari oleh keluarga Dimasta
selama berabad-abad dan belum kunjung didapatkan. Wajar saja apabila Kendrick
tampak sangat kaget.
"Kok... kamu bisa
memiliki ini?"
Kendrick pun menelan
ludahnya dengan susah payah, lalu bertanya sambil menatap Saka dengan tajam.
"Coba tebak,"
sahut Saka sambil memalingkan wajahnya.
Kendrick mengusap kotak
itu dalam diam selama beberapa saat, matanya menatap Saka dengan lekat. Hatinya
terasa terguncang.
Jika teknik ini
sungguhan, itu berarti Saka adalah ...
Tubuh Kendrick jadi agak
gemetar.
Ini bisa berarti banyak
sekali hal.
Majikan misterius
beberapa ratus tahun yang lalu itu kini hadir lagi di dunia, tentu saja itu
akan mengakibatkan perubahan besar di keluarga Dimasta.
Kendrick sama sekali
tidak menyangka keluarga Dimasta akan mendapatkan kesempatan sehebat ini hanya
gara-gara Saka menjadi menantu.
Dibandingkan dengan
upaya pencarian dari keluarga Dimasta selama ratusan tahun, serta begitu
banyaknya usaha yang sudah dilakukan oleh para pendahulu keluarga Dimasta,
pencapaian ini terasa mudah sekali.
Semuanya bahkan terasa
sangat tidak nyata sampai-sampai Kendrick mengira sedang bermimpi!
Kendrick pun menatap
Saka dengan tajam sambil bertanya, "Siapa yang memberikanmu ini?"
"Penjelasannya
rumit," jawab Saka sambil tersenyum.
Ferdi dan Damar makin
merasa kebingungan dengan kode-kode yang tersirat dalam pembicaraan Saka dan
Kendrick.
"Tolong kasih aku
sedikit waktu, aku harus melihatnya dengan saksama," ujar Kendrick.
Teknik Bayangan Pengalih
Langit yang sudah lenyap selama sekian tahun sangat berkaitan erat dengan
kemakmuran dan kemunduran keluarga Dimasta. Keluarga Dimasta sudah terlalu
sering ditipu.
Wajar saja Kendrick jadi
berpikir macam-macam karena teknik itu kembali dengan semudah ini. Dia harus
merasakannya sendiri baru bisa merasa tenang.
"Silakan, aku punya
banyak waktu," jawab Saka.
Ferdi yang kebingungan
pun akhirnya bertanya, " Leluhur, ini..."
Alih-alih menjawab,
Kendrick justru membuka kotak kayu itu dan membaca tulisan yang tertera dengan
teliti. Dia tidak mau melewatkan satu kata pun.
Damar menatap Saka yang
menunggu dengan tenang.
Tidak lama kemudian,
ketiga orang itu sontak memperhatikan dengan kaget ke arah Kendrick karena ada
energi yang tidak stabil terpancar dari tubuh pria tua itu.
Kendrick menatap teknik
itu dengan tatapan kosong seolah-olah kehilangan kesadaran, energinya terus
naik-turun!
Seolah-olah dia
kerasukan!
"Leluhur!
Leluhur!"
Damar sontak berseru
memanggil dengan panik.
"Apa-apaan ini?
Kenapa Leluhur jadi begini setelah melihat hadiah darimu?"
Ferdi yang juga merasa
kaget pun langsung mencengkeram tubuh Saka sambil berseru dengan marah.
"Diam, jangan
berisik! Awas nanti kamu ditampar leluhurmu!"
Saka menjawab sambil
mendengkus dengan dingin. Dia mengernyit menatap Kendrick, dia merasa agak
tidak berdaya.
Padahal hanya sekadar
melihat teknik, tetapi kenapa energinya langsung terangsang seperti ini?
Apa kakek tua satu ini
sebegitu bersemangatnya?
Baru digosok sedikit
saja langsung bocor keluar
Wajar saja, Kendrick
'kan sudah tua.
"Cari mati
kamu!"
Ferdi marah sekali
karena dia tadi habis memperingatkan Saka. Bocah itu dari luarnya terlihat
patuh, tetapi sekarang malah berani-beraninya membangkang bahkan membuat
leluhur menjadi seperti ini!
"Tenanglah, Kepala
Keluarga!"
Damar segera melerai,
lalu menatap Saka dengan cemas sambil bertanya, "Nggak, cepat jelaskan
situasi apa ini!"
"Tunggu saja 30 detik
lagi, nanti dia juga sadar," jawab Saka dengan tidak sabar.
Karena Kendrick sudah
tua dan tidak sengaja menjadi seperti ini, dia tidak mungkin bisa bertahan
lebih dari tiga menit. Bisa bertahan selama 30 detik saja sudah bagus.
Ferdi merasa sangat cemas.
Dia bergerak mendekat hendak memeriksa, tetapi pergerakan energi Kendrick
sangat tidak menentu sehingga dia tidak berani mendekat. Ferdi takut
salah-salah dia malah memperburuk keadaan Kendrick.
PROMO!!! Semua Novel Setengah Harga
Cek https://lynk.id/novelterjemahan
Sudah ada Novel Baru yaa
No comments: