Membakar Langit ~ Bab 2252

  

Bab 2252

 

"Sebagai pelayan, berani-beraninya kamu memarahi tuanmu?" maki Kendrick, menatap Ferdi dengan dingin.

 

Keluarga Dimasta telah mencari harapan ini selama ratusan tahun, dan sekarang akhirnya muncul. Tidak mungkin membiarkannya hilang lagi. Siapa pun yang berani menghancurkan harapan ini akan dimusnahkan tanpa ampun oleh Kendrick!

 

Apa yang kamu lihat? Cepat minta maaf pada Saka! bentaknya dengan tegas.

 

Kata-kata itu membuat Damar dan Ferdi terkejut.

 

Apa? Kepala keluarga disuruh meminta maaf kepada seorang junior yang kebetulan adalah menantu keluarga?

 

Ini benar-benar di luar logika!

 

Leluhur, aku... meminta maaf padanya? Ini... ini nggak masuk akal! ujar Ferdi.

 

Dia hampir kehilangan kontrol. Wajahnya memerah karena malu dan marah. Dia selalu menjaga kehormatannya, dan sekarang harus menelan rasa malu seperti ini?

 

Namun, melihat Kendrick menatapnya dengan dingin, Ferdi tidak punya pilihan lain.

 

Dengan wajah muram, dia menarik napas dalam dalam, lalu menoleh ke Saka. "Maafkan aku. Aku meminta maaf padamu..." katanya dengan suara rendah.

 

Saka hanya tertawa kecil dan melambaikan tangan. " Sudahlah, lupakan saja," ujarnya.

 

Namun, Kendrick buru-buru berkata dengan penuh perhatian, "Jangan sungkan! Penyembuhan lukaku sepenuhnya bergantung padamu. Jika kamu ingin memukul atau menghukum, katakan saja!"

 

Saka tersenyum tipis, merasa Kendrick mencoba menjaga hubungan baik dengannya. Dia memilih untuk tidak terlalu keras, memberi Kendrick ruang untuk menjaga martabatnya.

 

Sudah, jangan khawatir. Kamu lanjutkan saja penyembuhannya. Aku akan keluar sebentar, ujarnya sambil tersenyum.

 

Baik! jawab Kendrick dengan penuh semangat.

 

Setelah itu, dia menoleh ke Damar dengan wajah ramah. "Damar, karena kamu yang membawa Saka ke sini, kamu telah membuat kontribusi besar untuk keluarga. Apa yang kamu inginkan sebagai hadiah?"

 

Hah? Aku

 

Damar terkejut dan buru-buru berkata, "Aku ini hanya orang biasa dengan bakat yang pas-pasan. Sudah bisa menjadi pewaris keluarga saja rasanya seperti berkah dari langit. Kalau mau memberi hadiah, beri saja untuk Saka."

 

Mendengar jawaban itu, tatapan Kendrick terhadap Damar makin penah dengan kepuasan. Setelah berpikir sejenak, dia berkata, "Baiklah, kalau begitu aku akan memberimu Hak Bertindak Bebas."

 

Apa?

 

Kata-kata itu membuat Damar membeku, sementara Ferdi melotot kaget. "Leluhur, bukankah ini terlalu berlebihan?" tanyanya.

 

Hak Bertindak Bebas adalah kekuasaan luar biasa dalam keluarga. Itu memungkinkan pewaris untuk membuat keputusan besar tanpa harus meminta izin terlebih dahulu, bahkan dari kepala keluarga. Dengan kekuasaan itu, posisi kepala keluarga seperti Ferdi akan kehilangan banyak otoritas.

 

Apa yang berlebihan? Dia pada akhirnya akan menjadi kepala keluarga, jadi nggak ada salahnya memberinya latihan lebih awal, ujar Kendrick dengan nada tegas.

 

Kendrick menatap Ferdi dengan sedikit kekecewaan.

 

Jika Saka adalah orang yang pendendam, dia bahkan tidak bisa membayangkan konsekuensi dari sikap Ferdi sebelumnya.

 

Namun, mengingat kontribusi Ferdi untuk keluarga selama bertahun-tahun, meskipun tanpa bakat besar, dia tetap tidak tega menghukumnya terlalu keras. Dengan berat hati, dia memutuskan untuk membiarkan masalah ini berlalu.

 

Sudah diputuskan, lakukan saja! ujar Kendrick dengan tegas.

 

Damar segera mengangguk penuh semangat, senyum bahagia terpancar di wajahnya saat dia mengikuti Saka keluar dari ruangan.

 

Setelah mereka pergi, suasana di dalam ruangan kembali serius.

 

Ferdi, dengan penuh hormat, bertanya, "Leluhur, kira-kira berapa lama lagi kamu akan pulih sepenuhnya dari Jukamu?"

 

Kendrick meliriknya dengan tajam dan bertanya, " Kenapa kamu menanyakan itu?"

 

Ferdi menjawab dengan hati-hati, "Pihak Pangeran Ketiga telah mengirim seseorang ke sini. Mereka membawa hadiah dan ingin bertemu denganmu ...

 

Pangeran Ketiga?

 

Mendengar ini, Kendrick tersenyum sinis, sudut bibirnya melengkung dengan nada ejekan.

 

Selama ini, dia memang ragu-ragu mengenai pihak mana yang harus dia dukung dalam perebutan kekuasaan di kerajaan. Namun, sekarang, keraguan itu sudah tidak ada lagi.

 

Keputusan sudah jelas, ke mana pun Saka pergi, keluarga Dimasta akan mengikutinya.

 

Usir dia, balas Kendrick dengan santai, tetapi dengan nada tegas.

 

Ferdi terkejut dan mencoba berargumen, "Leluhur, apakah ini nggak terlalu gegabah? Pangeran-pangeran ini belum menentukan pemenangnya, jika kita mengambil keputusan sekarang, kita mungkin akan menyinggung pihak yang salah ... "

 

Hmm, kamu benar... Kendrick mengangguk kecil, seolah mempertimbangkan pendapat Ferdi. Setelah beberapa detik, dia berkata dengan nada dingin, " Kalau begitu, usir dia... tapi lakukan dengan sopan."

 

PROMO!!! Semua Novel Setengah Harga
Cek https://lynk.id/novelterjemahan
Sudah ada Novel Baru yaa

Bab Lengkap 

Membakar Langit ~ Bab 2252 Membakar Langit ~ Bab 2252 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on March 29, 2025 Rating: 5

Post Comments

No comments:

Powered by Blogger.