Bangkit dari Luka ~ Bab 549

 

Bab 549

 

Nindi tidak hanya melihat Bu Riska, tetapi juga melihat Sofia menemaninya.

 

Ketika Cakra mendengar nama ini, dia merasakan hawa dingin di punggungnya.

 

Dia berbalik dan melihat ibu tirinya dan Sofia muncul di pintu masuk Restoran Pyrus.

 

Cakra berhenti sejenak, lalu menatap Nindi, "Ayo kita makan saja."

 

Dia sudah menjelaskannya kepada ibu tirinya dan Sofia.

 

Dia tidak pernah setuju untuk bertunangan dengan Sofia sebelumnya, dan sekarang setelah Nindi ada di dekatnya, kemungkinan dia untuk setuju pun semakin kecil.

 

Nindi mengikuti Cakra kembali ke ruang VIP.

 

Dia berpikir sejenak dan berkata, "Kali ini pemasoknya memiliki skandal penyuapan, dan Yayasan Cinta Bersatu yang dipimpin oleh Nyonya Keluarga Morris juga dalam masalah. Aku kira mereka akan memiliki pendapat sendiri tentang Keluarga Lesmana."

 

Itulah sebabnya Darren mengundang keluarga Captadi untuk makan malam bersama hari ini.

 

Cakra juga tahu tentang ini, "Jangan khawatir, karena semua orang telah terseret ke dalam masalah ini, atas dasar apa mereka memandang rendah yayasan yang didirikan oleh paman dan bibi?"

 

Paman dan bibi?

 

Nindi menatap Cakra dan merasa sangat tersentuh.

 

Saat Tahun Baru nanti, Nindi harus mengajak Cakra berkunjung ke makam orangtuanya.

 

Di dalam hatinya, tidak ada satupun saudara laki-laki dari Keluarga Lesmana yang memperhatikan dia. Sayangnya, dia mendapatkan kasih sayang itu dari orang lain, yaitu Cakra.

 

Cakra sudah memikirkan cara untuk menyelesaikan masalah ini, dan tidak akan membiarkan Nindi menderita lagi.

 

Jika orang di balik Sania belum ditemukan, dia akan menangani semuanya sekaligus kali ini.

 

Saat ini, ponsel Cakra berdering, telepon dari Zovan masuk.

 

Dia menyerahkan menu kepada Nindi, "Lihat apa yang ingin kamu pesan. Aku akan menelepon."

 

Cakra mengambil ponsel dan berjalan ke balkon kecil di luar ruang VIP itu. Dia memegang pagar dengan satu tangan, "Ada apa?"

 

"Kamu pergi ke Restoran Pyrus untuk berkencan dengan namaku lagi? Bibiku baru saja telepon dan bilang kalau temanku pergi ke Restoran Pyrus untuk makan malam dan mempersulit Keluarga Lesmana, menghalangi mereka di luar dan nggak mengizinkan mereka masuk."

 

Cakra berkata dengan nada dingin, "Aku hanya memberi mereka pelajaran."

 

"Baiklah, tapi bukan itu inti masalahnya. Darren mengundang bibiku makan malam di Restoran Pyrus, mungkin untuk menyelesaikan masalah suap yayasan keluarga mereka. Keluarga Lesmana benar-benar berani mengungkap masalah ini dan menyeret banyak orang."

 

Cakra juga punya pendapat tentang masalah ini, " Nona Captadi bukan putri bibimu, Kenapa dia sangat khawatir?"

 

"Bibiku khawatir dengan Yanisha. Kamu tahu kalau aset keluarga Captadi sekarang dikelola oleh istri kedua. Setelah istri pertama meninggal beberapa tahun yang lalu, hanya Yanisha yang ditinggalkan seorang diri dan ibu tirinya melahirkan seorang putra kecil. Nggak ada yang perlu diperjuangkan oleh janda dan anak satu itu, jadi bibiku harus membantu Yanisha."

 

Maksud Zovan sangat jelas, bibinya melakukan ini demi Yanisha.

 

Cakra berkata dengan nada dingin, "Aku nggak peduli. kalau keluarga Captadi ikut campur dalam masalah Nindi, jangan salahkan aku karena bersikap kasar pada mereka."

 

Zovan terdiam sejenak, "Apa yang sebenarnya terjadi?"

 

Cakra menceritakan secara singkat apa yang telah terjadi.

 

Zovan sangat marah hingga dia mengumpat, "Orang -orang dari Keluarga Lesmana memang nggak tahu malu. Mereka serakah banget dan bisa-bisanya ada yang menyukai Sania. Baiklah, aku tahu bagaimana cara memberi tahu bibiku tentang hal ini."

 

Cakra menutup telepon dan kembali ke ruang VIP. Dia berpura-pura baik-baik saja dan menahan kesalnya sendiri.

 

Hidangan akhirnya disajikan.

 

Nindi menatapnya dan berkata, "Aku lihat kamu masih menelepon, jadi aku langsung memesannya."

 

"Baiklah, mari kita makan dulu."

 

Setelah Cakra duduk, dia berinisiatif mengambil makanan untuk Nindi.

 

"Apa Zovan meneleponmu karena dua orang yang tertahan di pintu masuk itu?"

 

"Iya, jangan khawatir, mereka nggak bisa masuk."

 

Nindi merasa lega. "Tapi aku nggak tahu apa yang akan dilakukan keluarga Captadi. Mereka kemungkinan besar akan memihak Darren."

 

Jika keluarga Captadi ingin berurusan dengan yayasan, itu akan mempersulit posisinya.

 

"Nggak, Zovan akan menjelaskan seluruh ceritanya kepada bibinya."

 

Nindi sedikit bingung. Apa hubungannya ini dengan bibi Zovan?

 

"Bibi Zovan menikah dengan keluarga Captadi dan sekarang dia yang mengatur segalanya di keluarga Captadi."

 

PROMO!!! Semua Novel Setengah Harga
Cek https://lynk.id/novelterjemahan
Bab Lengkap

Bangkit dari Luka ~ Bab 549 Bangkit dari Luka ~ Bab 549 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on April 19, 2025 Rating: 5

Post Comments

No comments:

Powered by Blogger.